Hasil Pilkada DKI Putaran Kedua Jadi Kemenangan Jokowi

Share on :
Berdasarkan penghitungan cepat yang digelar sejumlah lembaga survei, Jokowi-Ahok-lah yang menjadi gubernur-wagub DKI periode 2012-2017. Karena pencalonannya tidak mendapat dukungan mayoritas parpol di DPRD DKI, Jokowi diingatkan jangan sampai menjadi lame duck governor alias gubernur bebek pincang.



"Jokowi populer, dipilih oleh orang Jakarta, tetapi kalau dalam DPRD Jakarta, dia tidak dapat dukungan, dia akan mengalami nasib seperti SBY. Dia semacam lame duck governor, bebek picang, yang tidak bisa jalan dengan benar," ujar pengamat politik Salim Said.

Hal itu disampaikan dia dalam rilis exit poll pilkada DKI Jakarta dengan tema 'Pilkada DKI Jakarta, Pemilu, dan Pilpres 2014' di Morrissey Serviced Apartment Hotel, Jl Wahid Hasyim 70, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2012).

Salim mengingatkan warga Jakarta agar jangan terlalu larut dalam euforia kemenangan Jokowi. Sebab Jokowi mungkin bisa berupaya keras mewujudkan janji-janjinya pada saat kampanye, hanya saja hal itu juga tergantung dari respons DPRD.

"Karena dukungan partai dia itu minoritas di Jakarta, artinya perlu political entrepreneurship untuk menghadapi Jakarta," imbuh Salim.

Menurut dia, Jokowi mirip dengan terpilihnya SBY sebagai presiden dalam pilpres 2004 lalu. Kala itu SBY terpilih karena popularitasnya, tetapi di DPR kurang kuat dukungannya.

"Seperti ketika SBY terpilih, partainya kan cuma 7 persen kala itu. Kalau presiden tidak cukup dukungan di parlemen seprtti bebek pincang," ucap Salim.

0 komentar on Hasil Pilkada DKI Putaran Kedua Jadi Kemenangan Jokowi :

Post a Comment and Don't Spam!